Cari Blog Ini

Rabu, 29 September 2010

“Menjenguk dalam hati, cita – cita yang sesungguhnya”


MahaBesar Allah
MahaMengetahui Allah
MahaPenyayang  Allah
MahaPengasih Allah

Allah bukan hanya bersama – sama dengan orang muslim saja
Tapi juga bersama dengan orang kafir sekalipun
Allah masih tetap memberikan rejeki meskipun dengan orang kafir sekalipun
Allah masih tetap memberikan jalanNya
Allah tetap membersamai mereka semua meskipun dengan orang kafir sekalipun,

Tak perlu heran melihat fenomena
Dia tidak sholat tapi buktinya masih bisa makan
Dia tidak pernah ke masjid tapi hidupnya juga tidak pernah kekurangan

Allah memang sudah menjanjikan siapa yang mengusahakan dia yang mendapatkan
Jika kita mengusahakan dunia, kita pun akan mendapatkan dunia kita.
Jika kita mengusahakan dunia dan akherat, Allah juga akan memberikannya
Jika kita bersungguh – sungguh menjalankan sesuai dengan tuntunanNya.
Dia pun akan  menunjukan jalanNya tanpa kita sadari rencana disetiap masalah yang diujikan kepada kita.

Kita akan mendapatkan apa yang kita usahakan. InsyaAllah
Menjenguk dalam hati cita – cita hakiki
Sesungguhnya setiap kebaikan dan keburukan akan kembali untuk diri kita.
Dunia sarana menuju cita cita hakiki                                            
                       
07 Juli 2010

“Menulislah”


Tulislah
Tuliskan setiap garis pilihan yang kau torehkan 
Mulailah mencintai tulisan
Bacalah kehidupanmu dan tuangkan pikiranmu dalam sebuah tulisan

Cobalah untuk mencintai diri kita
Cobalah untuk menghargai setiap langkah dalam hidup kita
Cobalah mencari arti sebuah kehidupan
Cobalah memahami arti sebuah kehidupan
Cobalah gapai cita – cita tertinggi dalam hidupmu
Cita cita untuk menggapai ridho Illahi

Dengan begitu
Kau akan mencintai orang lain

Menulislah…
Bacalah…
Dan tebarkanlah dengan perbuatan yang Allah ridhoi


13 Juni 2010

“Mimpi Pembawa Syurga untuk Orang Tua“


KitabMu harapanku
KitabMu adalah mimpiku
KitabMu adalah sahabat terbaikku
KitabMu adalah yang aku harapkan suatu saat menyapaku diakherat nanti

Dia penuntunku
Dia sahabat disaat aku merasakan sepi
Dia penenang hati saat aku galau
Dia harapanku untuk menyatukan keluargaku
Dia yang membuatku tersenyum
Dia yang membuatku menangis
Dia yang setia menemaniku

Aku ingin mengenalnya
Bukan hanya sebatas mengenal biasa saja
Aku ingin menyukainya
Aku ingin mencintainya
Aku ingin dia juga merasakan apa yang aku rasakan
Sampe suatu saat nanti Dia juga akan menghampiriku
Mengucapkan
Menyukaiku dan juga mencintaiku
Memberikan mahkota terindah untuk kedua orang tuaku

5 Juli 2010

“Memulai dengan KitabMu”


Ku mulai berusaha menyukainya
Warnanya
Ukiran tulisannya yang begitu indah
Bacaannya penuh dengan lagu dzikir
Bercengkrama dengannya seolah melihatMu

Dan aku mulai menyukainya
Menikmatinya
Membacanya
Membaca dengan tartil
Itulah perintahMu
Suara dengan sendirinya melagu dengan merdunya

Memulai membaca dengan namaMu
Niat hanya karenaMu
Dan mengakhiri dengan namaMu

21 Juni 2010

“Jeritan hati Imanku”


Rembulan kembali mulai menyapa
Ku pandangi dalam malam yang sunyi ini
Membayang, islam dalam hidupku

Islam pilihanku
Al Qur’an dan Sunnah rosul menjadi jalan penuntunku

Ingin ku menjadikannya bukan hanya dalam solatku saja
Islam bukan hanya dalam dzikirku saja
Ingin ku menjadikannya dalam setiap hembus nafasku bertahtakan Allah tertinggi

Lagu hidupku, ingin ku ukir indahnya dalam islam
Menyapa pagi dengan senyum syukur padaMu
Menyapa masalah yang aku hadapi dengan penuh syukur atas cintaMu
Menghayati setiap perjalanan keislamanku dijalanMu meniti iman sampe akhir nafasku
Menikmati suka dan duka untuk tetap bertahan dijalanMu
Seumur.. hidupku


29 Juni 2010

“Islam jalan keselamatan”


Islam
Kau telah mendengarnya
Kau bahkan sudah tidak asing lagi dengan kata – katanya
Suatu saat kau terjatuh kau menyadari bahwa hanya kembali kepadaNya lah jalan yang terindah

Jujur!!!
Dalam hatimu juga meyakini kan?
 Islam adalah jalan keselamatan
Dan dengan masuk islam adalah dengan berserah diri sepenuhnya.

Kenapa ingin menjadi lilin?
Padahal lilin menyinari sekelilingnya dengan membunuh dirinya sendiri.
Kenapa mencintai orang  lain dengan membunuh diri sendiri ?
Bukankah tau arti mencintai dengan mencintai diri sendiri ?

Cobalah jujur dengan diri sendiri dengan… HATIMU   
Tidak cukupkah pemberontakanmu kepadaNya
Padahal Allah sudah menurunkan kitabNya
Petunjuk jalanNya yang lurus

Masihkah berkelak aku belum siap ?
Aku belum bisa berubah ?
Mampukah orang lain mengubahmu kecuali dirimu sendiri ?
Jangankan manusia hanya sebatas makhluk
Allah berbicara denganmu, denganmu
Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya.
Sulit?
Tidak saudaraku, jika kau tumbuhkan keinginan
Mau….

25 Juni 2010

“Rajutan Do’aku”


Izinkan wajah ini menjadi wajah yang menjadikan orang selalu teringat denganMu
Izinkan mulut ini menjadi mulut yang selalu membuat tubuh ini selalu ingin bergerak dengan namaMu
Izinkan kaki ini yang senantiasa melangkah dengan ceria di jalanMu
Izinkan senyum ini menghiasi hati yang melihatnya karenaMu
Izinkan cinta mereka bertaut karenaMu
Izinkan cinta kami bersemi indah hanya karenaMu
Karena tak seindah yang kami lakukan tanpa namaMu “Allah ”


15 Juni 2010

“Di jalan dakwah aku melangkah”


Sebelum mengenalmu aku sudah mencari jalanNya
Sebelum aku bisa menikmati hidupku aku sudah berkecimpung dengan jalanNya
Sebelum aku bangkit aku berjuang untuk mengenalNya
Sebelum aku menjadi harapan aku mengenalNya
Sebelum aku mengerti kalian aku mengenalNya
Sebelum aku merasakan indahnya kebersamaan aku mengenalNya
Sebelum aku tau arti kesederhanaan aku mengenalNya
Sebelum aku mendapat ketenangan itupun karena aku mengenalNya
Dia selalu ada mengiringi setiap perjalanan hidupku
Dan aku memilihmu juga karena jalan menuju jalanNya
Karena di jalan dakwah aku melangkah


09 Juni 2010

”Jalan LurusMu”


Ku tapaki kehidupan
Setiap langkah kaki berjalan
Tertatih dan berjalan perlahan memilih jalanMu
Setiap garis hidup yang kau torehkan dalam sejarah hidupku
Engkau mengizinkan aku mengenal jalanMu
Seiring mengenal, aku pun mengamati, belajar memahami
Jalan lurusMu

Kau coba mengenalkan setiap ayat – ayatMu
Engkau perlihatkan kekuasaanMu dengan ciptaanMu
Kucoba mengerti dan mencoba
Awalnya ragu
Tapi…
Setelah pertama ku membuka kitab suciMu
Pertama aku paham dengan membaca artinya
Al-Baqarah Surat ke 2 ayat ke 2
Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
Jalan LurusMu                                                                                     
13 Juni 2010

“Akal”


Engkau bedakan kami dengan cipataanMu yang lain dengan akal
Manusia yang penuh dengan ketidaktahuan
Ciptaan yang Engkau ciptakan sebagai khalifah dimuka bumi ini

Engkau menuntun kami dengan jalanMu
Engkau berikan kami petunjuk dengan kitab suciMu
Engkau berikan kami rasa supaya kami bisa merasakan jalan yang membawa kenikmatan bukan hanya kenikmatan yang sejenak menghilang
Engkau ciptakan kami dengan mengizinkan akal berfungsi untuk kami berfikir

Kami bertugas untuk beribadah hanya kepadaMu
Kami berfikir bahwa kami hanyalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan
Kami bukanlah apa – apa tanpa adanya Engkau
Kami tidak akan membawa kebaikan jika kami tidak mengenalMu
Kami tidak bisa bermanfaat tanpa adanya Engkau yang selalu mengiringi jalan disetiap nafas kami
Kami akan selalu hilang arah jika Engkau tidak membimbing kami
Kami tidak akan mengerti esame dengan begitu banyak perbedaan tanpa mengenalMu
Kami tidak bisa menikmati nikmat yang kau beri jika kami tidak bersamaMu

Engkau bukakan pikiran ini dengan izinMu
Izinkan kami untuk bisa mengerti dengan akal ini karenaMu
Hidupkan, akal

20 Juni 2010

Mempersiapkan sesuatu yang mungkin”


Siapkan bekal jika kita mungkin esok tidak punya apa – apa sama sekali 
Siapkan jika mungkin esok kita dipanggil olehNya 
Siapkan jika mungkin esok kita ditinggalkan oleh orang tercinta kita 
Siapkan jika mungkin esok perusahaan yang kita bangun diambil oleh Sang Pemilik
Siapkan jika mungkin esok anak kita tercinta diambil olehNya 
Siapkan jika mungkin cita – cita esok tak akan pernah tercapai meskipun hanya butuh beberapa detik saja untuk menggapainya 
Siapkan jika mungkin esok kita sudah tidak sempurna lagi seperti harapan kita 
Siapkan jika mungkin esok Allah menginginkan rencana lain dari apa yang kita rencanakan 
Siapkan jika mungkin esok kita tidak bisa bersama lagi 
Siapkan jika mungkin esok lebih sulit untuk memperjuangkan hidupiman kita

Dan persiapan itu hanya butuh kembali kepadaNya

Sang pemilik alam semesta
Sang pemilik hidup dan mati
Dan Yang MahaPemilik nama baik.

2 Juli 2010

“Menyatu tali hati dengan ridhoMu”


Engkau tempatku meminta
Engkau juga tempatku mengadu
Engkau tempatku memohon

Izinkanlah ya Allah
Satukan hati keluarga ku dengan jalinan cinta karenaMu
Satu hal yang tak pernah merasa buntu
Memohon padaMu

Harapan itu selalu ada
Untuk menyatukan bukan hanya sekedar bersatu
Bersatu selamanya
Karena Engkau yang Maha Menyatukan setiap hati yang berbeda
Dan tak ada yang bisa memisahkan kecuali Engkau
Satukan hati kami ya Allah dengan tali ridhoMu
Ridhoi kami menjadi keluarga yang Engkau ridhoi
10 Juli 2010

“Menarik?, Menjadi diriku"


Menarik ,Kejujuran dengan hati
Menarik , Menerima diri apa adanya
Menarik, Berwajah polos apa adanya
Menarik, Dengan menghargai diri sendiri
Menarik, Dengan mensyukuri apa yang kita punya
Menarik, Dengan ikhlas melakukan hal yang kita kerjakan
Menarik, Dengan mencintai ketulusan dari sebuah hati

Menarik?, menurutku
Menarik, Menjadi diriku

14 Juli 2010

“Dengarkan hatimu,lirih… rokok!!”


Mengenalmu belum lama
Hanya melihatmu sepintas kau dipanggung
Kau yang menyuarakan keindahan
Kau juga yang menyuarakan syukur padaNya
Kau juga yang mengajarkan untuk selalu belajar

Kau izinkan ekspresikan isi hatimu untuk siapa?
Pernahkah kau coba mendengarkan isi hatimu ?
Dengarkan!!!
Dia menangis ,
Dia kesakitan,
Dia memohon padamu untuk tidak menyakitinya

Sepele ya ?
Sepelekah…. ?
Mungkin bagimu hanya sebatang, hanya sebatang
Dan hanya sebatang
Tapi arti sebatang dan sebatang sebatang untuknya tidaklah sesederhana sebatang
Saat kau terus menghirupnya dan selalu menghirupnya
Dia merasa lelah dan berkata aku tak sanggup lagi, sampe akhirnya kau pun ikut terjatuh
Tapi masihkah kau mengacuhkannya ?
Cobalah dengarkan dia
Lirih hati berkata, rokok

7 Juli 2010