Cari Blog Ini

Jumat, 01 Oktober 2010

"Perjuangan anak untuk orang tuanya"



  • Jikalau Orang tua kita belum mengenal cahaya islam, kenalkanlah perlahan dan sampaikan dengan penuh kebijakan dan penghormatan pada mereka
  • Kenalkan kepada mereka ilmu tauhid dan lakukan mulai dari diri sendiri, tunjukan bahwa dengan tegaknya syari'at Allah itu akan membawa perubahan yang penuh dengan kemuliaan dan kebaikan
  • Bersabar menghadapi perbedaan dan penolakan apapun, demi orang tua yang sudah berjasa seumur hidup mereka demi kita
  • Tunjukan bentuk cinta kasih kita kepada mereka dengan kecupan dan pelukan hangat seraya berdo'a agar Allah memberikan keridhoanNya kepada orang tua kita.
  • Bantu mereka berjuang dalam menemukan kehidupan mereka yang hakiki dan berlemah lembutlah dengan mereka
  • Dengarkan mereka dan laksanakan perintah mereka jika itu tidak melanggar syari'at Allah dan Jelaskan jika itu diluar dari ketentuan Allah dan berpegang teguhlah untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah dan bersabarlah
  • Menjalin komunikasi yang baik dan terbuka supaya orang tua juga memahami perkembangan dan perubahan kita untuk memperjuangkan dan menegakan syari'at Allah
  • Berdo'alah untuk mereka setiap saat, seraya memohonkan ampunan untuk mereka, orang yang telah melahirkan kita, berjuang mendidik kita sampai akhirnya kita diijinkan oleh Allah untuk mengenal cahaya islam
  • Membantunya dalan bekerja untuk sedikit meringankan dan memberikan senyuman bakti anak kepada orang tuanya
  • Ungkapkan rasa cinta kita kepada mereka dengan sikap yang menyejukan dilihat oleh mereka, tegakan syari'at Allah
  • Perindahkan akhlak kita dijalan yang Allah ridhoi sebagai bentuk cinta abadi kita pada mereka 
  • Lihatlah mereka yang sudah tua renta, karena lelahnya memperjuangkan kebahagiaan untuk kita dan berikanlah piala terindah untuk mereka dengan kita Taat pada Allah, Taat pada Rosul dan bakti pada mereka.

Wahai saudara jangan bersedih, tetap bersyukurlah karena cahaya islam itu kini telah menghampiri kita.
dan bersabarlah untuk tetap berjuang mencari, mencoba, menetapkan dan menjalankan sampe mempertahankan apa yang sudah kita raih dan kita yakini kebenarannya,

Semoga keselamatan, rahmat dan berkah Allah menyertai kita semua.. ^_^





"Perjuangan Untuk Menjadi Seorang Ayah"



  • Setiap gerakan, perbuatan, ataupun isyarat yang keluar dari ayah akan dicontoh oleh kami dengan cara melihatnya dan mengawasinya
  • Peintah Ayah jadi acuan dan panduan dalam mengarungi hidupkami
  • Ayah yang pertamakali mengajarkan ilmu tauhid kepada kami
  • Ayah yang menjadikan rumah adalah sebagai tempat kembalinya pondasi dari kehidupan dengan selimut rahmat Illahi 
  • Ayah yang mengajari kami untuk mengidolakan Allah dan Rosul 
  • Ayah yang dekat dengan kami dalam setiap perkembangan kami, detik menit jam sampai berganti tahun 
  • Ayah yang menanamkan keyakinan kepada kami, sehingga kami tumbuh seiring dengan keyakinan ayah
  • Ayah yang menanamkan syari'at islam, Allah tujuan tertinggi kami, Muhammad sebagai teladan hidup kami, dan sahabat rosul acuan dalam kebenaran
  • Ayah yang menancapkan cahaya islam dan keyakinan yang lurus, perbuatan yang baik, dan perilaku yang sempurna yaitu Al Qur'an dan As sunnah 
  • Ayah adalah pemimpin dalam rumah kami, yang menjadi tonggak awal kehidupan bahagia yang menyelamatkan manusia
  • Sifat - sifat yang dicontoh itu kemuliaan tingkah laku, keluhuran budi pekerti, kejujuran, keberanian, tepat janji, menjaga harga diri, dan cerdas 
  • Ayah yang memberikan contoh berbuat kebaikan dan menyayangi anak yatim dan fakir miskin karena Allah 
  • Ayah adalah pengajar yang paling utama dalam pendidikan keluarga sehingga menjadikan kami anak yang cerdas, kuat fisiknya, dan memiliki wawasan yang luas dengan cahaya islam
  • Ayah yang mengajarkan tidak mengenal takut berjihad dijalan Allah 
  • Ayah yang mengajarkan agar tidak menampakan atau menyembunyikan sebuah perkara. 
  • Ayah yang menumbuhkan kepercayaan diri da keberanian hingga terpancar dengan sikap kami 
  • Ayah yang menanamkan " kami tidak akan memakan sesuatu makanan yang kami tidak tau asal usulnya"
  • Ayah yang menjadikan rumah sebagai pusat rumah Allah dan komunikasi ajaran agung
  • Ayah yang mengajarkan untuk mensyukuri segala sesuatu pemberian Allah 
  • Ayah yang mengajarkan kesamaan hak antara kaum perempuan dan laki - laki yaitu dengan Allah adalah Tuhan kami Islam adalah agama kami dan Muhammad adalah Nabi dan Rosul kami 
  • Ayah juga tidak pernah enggan untuk menggendong kami mendekatkan wajah ayah kewajah kami dan menempelkan ciuman kasih sayang seorang ayah kepada kami dan terkadang juga ayah mengajak kami bermain - main agar kegembiraan masuk kedalam dada kami.
  • Ayah yang mengajarkan pendidikan kemanusiaan (apa yang musti kita lakukan) dan pertama kali ayah ayah mendidik, mengajarkan dan mengarahkan intisari risalah langit kepada kami ketauhidan
  • Ayah yang menjadi teladan dengan apa yang diucapkan, jikalau ayah sudah terlatih dengan membiasakan dalam kehidupan sehari - hari ayah, ayah baru menyampaikan kepada kami jika itu belum menjadi kebiasaan ayah.  Karena dengan begitu kami akan menemukan rasa cinta dan hasrat kuat dengan sifat terpuji yang ayah ajarkan kepada kami
  • Ayah juga terkadang menggendong dan menimang - nimang kami kemudian ayah meletakan kami dengan penuh kelembutan dan kehalusan, kemudian ayah mengerjakan sholat menyembah Tuhan Yang Maha Esa. Ayah mengangkat kedua tanggannya kelangit dan berdoa dengan sejumlah kalimat yang mencerminkan sisi penghambaan sempurna dan ketundukan mutlak kepada Tuhan Yang Maha Kuasa kemudian sujud diatas bumi dengan sujud yang lama dengan begitu kami akan mempunyai banyak rekaman ingatan yang menancap kedalam kalbu kami kebahagiaan, kesukacitaan, dan ketengan akan senantiasa menyertai kami ayah
  • Ayah menjadikan rumah puji dan sanjungan kepada Allah tiada hentinya, sampai kami dan seluruh isi rumah tidak pernah merasa asing dengan puji dan syukur, kami juga tidak akan asing dengan iman dan dzikir dan dengan begitu ayah pun akan lebih mudah mengarahkan kepada kami antara yang halal dan haram yang harus dilaksanakan dan dijauhi
  • Ayah yang mengajarkan firman Allah baik berita gembira atau berita duka dan itu adalah kenyataan dari pilihan hidup dimasa depan 
  • Ayah yang mengajarkan agar malampun menjadi sahabat untuk kami menjadi, sesuatu yang indah untuk dinanti dalam pertemuan ibadah kepada Allah SWT dengan penuh ucapan syukur dan tunduk kepada sang pencipta
  • Ayah yang mengajarkan bahwa surga dan neraka itu ada. Surga yang penuh kenikmatan didalamnya, taman - taman surga, kebun - kebun surga dan naungan - naungan surga dan neraka adalah tempat siksaan
  • Ayah juga terkadang mendekap dengan kedua tangan dan kamipun tertidur di dekapan ayah hingga kami membuka mata karena suara merdu yang ayah lantunkan dengan lantunan merdu ayat suci         Al Qur'an
  • Ayah yang menanamkan kejujuran adalah puncak kebenaran, kejujuran adalah jalan lurus menuju kehidupan mulia, kejujuran itu mengantarkan pada kebaikan dan kebaikan itu mengantarkan kepada surga, dan dusta mengantarkan pada perbuatan keji dan perbuatan keji itu mengantarkan pada neraka, kejujuran itu adalah ketenangan dan kedustaan itu adalah kebimbangan dan kekacauan
  • Ayah yang menanamkan bahwa dimanapun kami berada, Allah senantiasa melihat apa yang kami kerjakan
  • Ayah adalah pencetak anak - anak yang saleh dan salehah, InsyaAllah
  • Ayah yang mengajarkan keteguhan, kegigihan dan kebulatan tekad dalam menegakan syari'at Allah 
  • Ayah yang mengajarkan kesabaran dalam menghadapi setiap ujian dari Allah karena bentuk kasih sayang Allah 
  • Ayah yang mengajarkan kepada kami untuk senantiasa menggabungkan diri dengan orang - orang yang saleh dan salehah 
  • Ayah yang mengajarkan setiap gerakan, perbuatan, waktu, pekerjaan dan apapun yang kita lakukan itu semata -mata hanya diniatkan dalam kebersamaan Allah dan ibadah kepadaNya. 
Semoga bisa bermanfaat untuk orang - orang yang berjuang dijalan Allah, menggapai ridho Allah, tertatih perlahan meneguhkan hati dengan pijakan yang tiada pernah ada kesesatan didalamnya.
dan semoga yang belum tergerak untuk berjuang di jalan yang penuh dengan cahaya kebenaran, kebahagiaan, kemuliaan dan kenikmatan tiada tara menjadi sebuah renungan untuk memperjuangkan harapan dari setiap anak yang telahir dengan penuh kesucian ini terhadap ayahnya kelak. 

    Rabu, 29 September 2010

    “Menjenguk dalam hati, cita – cita yang sesungguhnya”


    MahaBesar Allah
    MahaMengetahui Allah
    MahaPenyayang  Allah
    MahaPengasih Allah

    Allah bukan hanya bersama – sama dengan orang muslim saja
    Tapi juga bersama dengan orang kafir sekalipun
    Allah masih tetap memberikan rejeki meskipun dengan orang kafir sekalipun
    Allah masih tetap memberikan jalanNya
    Allah tetap membersamai mereka semua meskipun dengan orang kafir sekalipun,

    Tak perlu heran melihat fenomena
    Dia tidak sholat tapi buktinya masih bisa makan
    Dia tidak pernah ke masjid tapi hidupnya juga tidak pernah kekurangan

    Allah memang sudah menjanjikan siapa yang mengusahakan dia yang mendapatkan
    Jika kita mengusahakan dunia, kita pun akan mendapatkan dunia kita.
    Jika kita mengusahakan dunia dan akherat, Allah juga akan memberikannya
    Jika kita bersungguh – sungguh menjalankan sesuai dengan tuntunanNya.
    Dia pun akan  menunjukan jalanNya tanpa kita sadari rencana disetiap masalah yang diujikan kepada kita.

    Kita akan mendapatkan apa yang kita usahakan. InsyaAllah
    Menjenguk dalam hati cita – cita hakiki
    Sesungguhnya setiap kebaikan dan keburukan akan kembali untuk diri kita.
    Dunia sarana menuju cita cita hakiki                                            
                           
    07 Juli 2010

    “Menulislah”


    Tulislah
    Tuliskan setiap garis pilihan yang kau torehkan 
    Mulailah mencintai tulisan
    Bacalah kehidupanmu dan tuangkan pikiranmu dalam sebuah tulisan

    Cobalah untuk mencintai diri kita
    Cobalah untuk menghargai setiap langkah dalam hidup kita
    Cobalah mencari arti sebuah kehidupan
    Cobalah memahami arti sebuah kehidupan
    Cobalah gapai cita – cita tertinggi dalam hidupmu
    Cita cita untuk menggapai ridho Illahi

    Dengan begitu
    Kau akan mencintai orang lain

    Menulislah…
    Bacalah…
    Dan tebarkanlah dengan perbuatan yang Allah ridhoi


    13 Juni 2010

    “Mimpi Pembawa Syurga untuk Orang Tua“


    KitabMu harapanku
    KitabMu adalah mimpiku
    KitabMu adalah sahabat terbaikku
    KitabMu adalah yang aku harapkan suatu saat menyapaku diakherat nanti

    Dia penuntunku
    Dia sahabat disaat aku merasakan sepi
    Dia penenang hati saat aku galau
    Dia harapanku untuk menyatukan keluargaku
    Dia yang membuatku tersenyum
    Dia yang membuatku menangis
    Dia yang setia menemaniku

    Aku ingin mengenalnya
    Bukan hanya sebatas mengenal biasa saja
    Aku ingin menyukainya
    Aku ingin mencintainya
    Aku ingin dia juga merasakan apa yang aku rasakan
    Sampe suatu saat nanti Dia juga akan menghampiriku
    Mengucapkan
    Menyukaiku dan juga mencintaiku
    Memberikan mahkota terindah untuk kedua orang tuaku

    5 Juli 2010

    “Memulai dengan KitabMu”


    Ku mulai berusaha menyukainya
    Warnanya
    Ukiran tulisannya yang begitu indah
    Bacaannya penuh dengan lagu dzikir
    Bercengkrama dengannya seolah melihatMu

    Dan aku mulai menyukainya
    Menikmatinya
    Membacanya
    Membaca dengan tartil
    Itulah perintahMu
    Suara dengan sendirinya melagu dengan merdunya

    Memulai membaca dengan namaMu
    Niat hanya karenaMu
    Dan mengakhiri dengan namaMu

    21 Juni 2010

    “Jeritan hati Imanku”


    Rembulan kembali mulai menyapa
    Ku pandangi dalam malam yang sunyi ini
    Membayang, islam dalam hidupku

    Islam pilihanku
    Al Qur’an dan Sunnah rosul menjadi jalan penuntunku

    Ingin ku menjadikannya bukan hanya dalam solatku saja
    Islam bukan hanya dalam dzikirku saja
    Ingin ku menjadikannya dalam setiap hembus nafasku bertahtakan Allah tertinggi

    Lagu hidupku, ingin ku ukir indahnya dalam islam
    Menyapa pagi dengan senyum syukur padaMu
    Menyapa masalah yang aku hadapi dengan penuh syukur atas cintaMu
    Menghayati setiap perjalanan keislamanku dijalanMu meniti iman sampe akhir nafasku
    Menikmati suka dan duka untuk tetap bertahan dijalanMu
    Seumur.. hidupku


    29 Juni 2010

    “Islam jalan keselamatan”


    Islam
    Kau telah mendengarnya
    Kau bahkan sudah tidak asing lagi dengan kata – katanya
    Suatu saat kau terjatuh kau menyadari bahwa hanya kembali kepadaNya lah jalan yang terindah

    Jujur!!!
    Dalam hatimu juga meyakini kan?
     Islam adalah jalan keselamatan
    Dan dengan masuk islam adalah dengan berserah diri sepenuhnya.

    Kenapa ingin menjadi lilin?
    Padahal lilin menyinari sekelilingnya dengan membunuh dirinya sendiri.
    Kenapa mencintai orang  lain dengan membunuh diri sendiri ?
    Bukankah tau arti mencintai dengan mencintai diri sendiri ?

    Cobalah jujur dengan diri sendiri dengan… HATIMU   
    Tidak cukupkah pemberontakanmu kepadaNya
    Padahal Allah sudah menurunkan kitabNya
    Petunjuk jalanNya yang lurus

    Masihkah berkelak aku belum siap ?
    Aku belum bisa berubah ?
    Mampukah orang lain mengubahmu kecuali dirimu sendiri ?
    Jangankan manusia hanya sebatas makhluk
    Allah berbicara denganmu, denganmu
    Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya.
    Sulit?
    Tidak saudaraku, jika kau tumbuhkan keinginan
    Mau….

    25 Juni 2010

    “Rajutan Do’aku”


    Izinkan wajah ini menjadi wajah yang menjadikan orang selalu teringat denganMu
    Izinkan mulut ini menjadi mulut yang selalu membuat tubuh ini selalu ingin bergerak dengan namaMu
    Izinkan kaki ini yang senantiasa melangkah dengan ceria di jalanMu
    Izinkan senyum ini menghiasi hati yang melihatnya karenaMu
    Izinkan cinta mereka bertaut karenaMu
    Izinkan cinta kami bersemi indah hanya karenaMu
    Karena tak seindah yang kami lakukan tanpa namaMu “Allah ”


    15 Juni 2010

    “Di jalan dakwah aku melangkah”


    Sebelum mengenalmu aku sudah mencari jalanNya
    Sebelum aku bisa menikmati hidupku aku sudah berkecimpung dengan jalanNya
    Sebelum aku bangkit aku berjuang untuk mengenalNya
    Sebelum aku menjadi harapan aku mengenalNya
    Sebelum aku mengerti kalian aku mengenalNya
    Sebelum aku merasakan indahnya kebersamaan aku mengenalNya
    Sebelum aku tau arti kesederhanaan aku mengenalNya
    Sebelum aku mendapat ketenangan itupun karena aku mengenalNya
    Dia selalu ada mengiringi setiap perjalanan hidupku
    Dan aku memilihmu juga karena jalan menuju jalanNya
    Karena di jalan dakwah aku melangkah


    09 Juni 2010

    ”Jalan LurusMu”


    Ku tapaki kehidupan
    Setiap langkah kaki berjalan
    Tertatih dan berjalan perlahan memilih jalanMu
    Setiap garis hidup yang kau torehkan dalam sejarah hidupku
    Engkau mengizinkan aku mengenal jalanMu
    Seiring mengenal, aku pun mengamati, belajar memahami
    Jalan lurusMu

    Kau coba mengenalkan setiap ayat – ayatMu
    Engkau perlihatkan kekuasaanMu dengan ciptaanMu
    Kucoba mengerti dan mencoba
    Awalnya ragu
    Tapi…
    Setelah pertama ku membuka kitab suciMu
    Pertama aku paham dengan membaca artinya
    Al-Baqarah Surat ke 2 ayat ke 2
    Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
    Jalan LurusMu                                                                                     
    13 Juni 2010

    “Akal”


    Engkau bedakan kami dengan cipataanMu yang lain dengan akal
    Manusia yang penuh dengan ketidaktahuan
    Ciptaan yang Engkau ciptakan sebagai khalifah dimuka bumi ini

    Engkau menuntun kami dengan jalanMu
    Engkau berikan kami petunjuk dengan kitab suciMu
    Engkau berikan kami rasa supaya kami bisa merasakan jalan yang membawa kenikmatan bukan hanya kenikmatan yang sejenak menghilang
    Engkau ciptakan kami dengan mengizinkan akal berfungsi untuk kami berfikir

    Kami bertugas untuk beribadah hanya kepadaMu
    Kami berfikir bahwa kami hanyalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan
    Kami bukanlah apa – apa tanpa adanya Engkau
    Kami tidak akan membawa kebaikan jika kami tidak mengenalMu
    Kami tidak bisa bermanfaat tanpa adanya Engkau yang selalu mengiringi jalan disetiap nafas kami
    Kami akan selalu hilang arah jika Engkau tidak membimbing kami
    Kami tidak akan mengerti esame dengan begitu banyak perbedaan tanpa mengenalMu
    Kami tidak bisa menikmati nikmat yang kau beri jika kami tidak bersamaMu

    Engkau bukakan pikiran ini dengan izinMu
    Izinkan kami untuk bisa mengerti dengan akal ini karenaMu
    Hidupkan, akal

    20 Juni 2010

    Mempersiapkan sesuatu yang mungkin”


    Siapkan bekal jika kita mungkin esok tidak punya apa – apa sama sekali 
    Siapkan jika mungkin esok kita dipanggil olehNya 
    Siapkan jika mungkin esok kita ditinggalkan oleh orang tercinta kita 
    Siapkan jika mungkin esok perusahaan yang kita bangun diambil oleh Sang Pemilik
    Siapkan jika mungkin esok anak kita tercinta diambil olehNya 
    Siapkan jika mungkin cita – cita esok tak akan pernah tercapai meskipun hanya butuh beberapa detik saja untuk menggapainya 
    Siapkan jika mungkin esok kita sudah tidak sempurna lagi seperti harapan kita 
    Siapkan jika mungkin esok Allah menginginkan rencana lain dari apa yang kita rencanakan 
    Siapkan jika mungkin esok kita tidak bisa bersama lagi 
    Siapkan jika mungkin esok lebih sulit untuk memperjuangkan hidupiman kita

    Dan persiapan itu hanya butuh kembali kepadaNya

    Sang pemilik alam semesta
    Sang pemilik hidup dan mati
    Dan Yang MahaPemilik nama baik.

    2 Juli 2010

    “Menyatu tali hati dengan ridhoMu”


    Engkau tempatku meminta
    Engkau juga tempatku mengadu
    Engkau tempatku memohon

    Izinkanlah ya Allah
    Satukan hati keluarga ku dengan jalinan cinta karenaMu
    Satu hal yang tak pernah merasa buntu
    Memohon padaMu

    Harapan itu selalu ada
    Untuk menyatukan bukan hanya sekedar bersatu
    Bersatu selamanya
    Karena Engkau yang Maha Menyatukan setiap hati yang berbeda
    Dan tak ada yang bisa memisahkan kecuali Engkau
    Satukan hati kami ya Allah dengan tali ridhoMu
    Ridhoi kami menjadi keluarga yang Engkau ridhoi
    10 Juli 2010

    “Menarik?, Menjadi diriku"


    Menarik ,Kejujuran dengan hati
    Menarik , Menerima diri apa adanya
    Menarik, Berwajah polos apa adanya
    Menarik, Dengan menghargai diri sendiri
    Menarik, Dengan mensyukuri apa yang kita punya
    Menarik, Dengan ikhlas melakukan hal yang kita kerjakan
    Menarik, Dengan mencintai ketulusan dari sebuah hati

    Menarik?, menurutku
    Menarik, Menjadi diriku

    14 Juli 2010

    “Dengarkan hatimu,lirih… rokok!!”


    Mengenalmu belum lama
    Hanya melihatmu sepintas kau dipanggung
    Kau yang menyuarakan keindahan
    Kau juga yang menyuarakan syukur padaNya
    Kau juga yang mengajarkan untuk selalu belajar

    Kau izinkan ekspresikan isi hatimu untuk siapa?
    Pernahkah kau coba mendengarkan isi hatimu ?
    Dengarkan!!!
    Dia menangis ,
    Dia kesakitan,
    Dia memohon padamu untuk tidak menyakitinya

    Sepele ya ?
    Sepelekah…. ?
    Mungkin bagimu hanya sebatang, hanya sebatang
    Dan hanya sebatang
    Tapi arti sebatang dan sebatang sebatang untuknya tidaklah sesederhana sebatang
    Saat kau terus menghirupnya dan selalu menghirupnya
    Dia merasa lelah dan berkata aku tak sanggup lagi, sampe akhirnya kau pun ikut terjatuh
    Tapi masihkah kau mengacuhkannya ?
    Cobalah dengarkan dia
    Lirih hati berkata, rokok

    7 Juli 2010